Artificial intelligence

1. Pengertian representasi pengetahuan
Pengetahuan adalah fakta atau kondisi sesuatu atau keadaan yang timbul karena suatu pengalaman. Representasi dimaksudkan untuk menangkap sifat sifat penting permasalahan yang mana informasi yang dihasilkan dapat diakses oleh prosedur pemecahan permasalahan.
Representasi pengetahuan dapat diartikan dengan suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan ke dalam suatu skema/diagram tertentu sehingga dapat diketahui relasi/keterhubungan antara satu data dengan data yang lain. kemudian data data yang dihasilakan direpresentasikan ke dalam komputer atau system dimana akan digunakan sebagai pemecah permasalahan.
Dengan represantasi banyak hal yang akan kita dapatkan dalam kita menyelesaikan suatu permasalahan. Berikut adalah keuntungan dalam menggunakan representasi pengetahuan.
- Dapat membuat objek dan relasi yang penting menjadi jelas
- Menyingkap constraint (batasan) dalam suatu permasalahan sehingga suatu masalah dapat diungkap dengan menggunakan suatu relasi dengan relasi yang lain terhadap objek yang dihadapi.
- Kita akan dapatkan objek dan relasi secara bersama-sama dan kita bisa melihat semuanya dalam satu waktu.
- Kita dapat menghilangkan semua komponen yang tidak berhubungan dalam masalah yang sedang kita selesaikan. Jadi kita bisa menghemat suatu logika untuk mendapatkan suatu pemecahanan permasalahan yang dihadapi.
- Akan membuat permasalahan menjadi transparan, kita dapat memahami dengan jelas dan menyelesaikannya.
- Akan membuat permasalahan menjadi ringkas, kita akan berpikir ringkas (merepresentasikan secara efisien dah fokus terhadap masalah).
- Akan membuat pekerjaan kita menjadi cepat dan menjadi penting.
- Menjadikan permasalahan secara terkomputerisasi, dengan ini kita dapat melakukan prosedur-prosedur dalam menyelesaikannya.
Disamping keuntungan diatas ada satu hal yang menjadi prinsip dalam representasi pengetahuan adalah Jika suatu permasalahan dideskripsikan dengan menggunakan representasi yang tepat, maka dapat dipastikan bahwa permasalahan tersebut dapat dieselesaikan.
2. Representasi Pengetahuan Logika
Logika adalah bentuk representasi pengetahuan yang paling tua. Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal untuk merepresentasikan basis pengetahuan. Pada dasaranya proses logika adalah proses membentuk kesimpulan dan menarik suatu inferensi berdasarkan fakta yang telah ada. Input dari proses logika berupa premsi atau fakta-fakta yang diakui kebenarannya sehingga dengan melakukan penalaran pada proses logika dapat dibentuk suatu inferensi atau kesimpulan yang benar pula.
3. Contoh
header adalah anjing -> anjing(header)
secara logika yang laen bisa direpesentasikan bahwa anjing mempunyai ekor
µx = anjing(x) -> berekor(x)
kemudia secara deduktif (penalaran dimulai dari prinsip umum untuk mendaptkan konklusi
yang lebih khusus) kita dapat merepresntasikan yang baru:
berekor(anjing)
dengan logika yang lain kita dapat meg-generate kalimat sebagai berikut
header(berekor)
4. Ringkasan
- Jika suatu permasalahan dideskripsikan dengan menggunakan representasi yang tepat, maka dapat dipastikan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
- Dengan representasi yang tepat akan didapatkan jawaban yang tepat pula terhadap suatu permasalahan.
- Membangun sebuah sistem kecerdasan buatan membutuhkan beberapa pertanyaan mendasar tentang pengetahuan. Beberapa adalah: Pengetahuan apa yang terlibat di dalamnya, Bagaimana seharusnya pengetahuan direpresentasikan, Beberapa pengetahuan yang dibutuhkan dan yang mana yang benar-benar dibutuhkan.
Sumber : Representasi Pengetahuan
Sumber : Representesi Pengetahuan : Tugas


tugas kedua